PEMBELAJARAN
BERBASIS WEB
Aris Indro Susanto,
Luluk Inawati dan Sarah Nur Fatimah
1102415004, 1102415033, 1102415042
Kurikulum
dan Teknologi Pendidikan
Fakultas Ilmu Pendidikan
Universitas
Negeri Semarang
Abstrak
Pembelajaran merupakan suatu kegiatan yang dilakukan
dalam satu ruang belajar dimana peserta didik
dan sumber belajar saling berinteraksi di dalamnya. Pembelajaran
merupakan suatu bantuan yang diberikan oleh pendidik supaya peserta didik
memperoleh ilmu pengetahuan serta wawasan yang luas maupun penguasaan materi.
Dengan kata lain pembelajaran merupakan kegiatan yang membantu peserta didik
agar dapat belajar dengan baik. Web adalah sebuah
penyebaran informasi melalui internet.
Sebenarnya antara www (world wide
web) dan web adalah sama karena
kebanyakan orang menyingkat www menjadi web saja. Web merupakan hal yang tidak
dapat dipisahkan dari dunia internet. Melalui
web, setiap pemakai internet bisa mengakses informasi-informasi di situs
web yang tidak hanya berupa teks, tetapi juga dapat berupa gambar, suara, film,
animasi, dll. Sebenarnya, web merupakan kumpulan-kumpulan dokumen yang banyak
tersebar di beberapa komputer server yang berada di seluruh penjuru dunia dan
trehubung menjadi satu jaringan melalui jaringan yang disebut internet. Dengan
perkembangan teknologi informasi yang begitu pesat, maka saat ini sudah
dimungkinkan dan banyak diterapkan proses belajar jarak jauh dengan menggunakan
internet untuk menghubungkan peserta
didik dan guru. Secara sederhana dapat dikatakan
bahwa semua pembelajaran dengan memanfaatkan teknologi internet dan selama
proses belajar dirasakan terjadi oleh yang mengikutinya maka kegiatan itu dapat
disebut sebagai pembelajaran berbasis web. Teknologi internet memberikan kemudahan
bagi siapa saja untuk mendapatkan informasi apa saja dari mana saja dan kapan
saja dengan mudah dan cepat. Informasi yang tersedia diberbagai pusat data
diberbagai komputer di dunia. Selama komputer-komputer tersebut saling
terhubung dalam jaringan internet, dapat kita akses dari mana saja. Dengan
begitu akan memudahkan peserta didik dalam belajar. Mewujudkan pembelajaran
berbasis web bukan sekedar meletakan materi belajar pada web untuk kemudian
diakses melalui komputer web digunakan bukan hanya sebagai media alternatif
pengganti kertas untuk menyimpan berbagai dokumentasi atau informasi. Sangat
potensial sebagai sumber belajar bagi pembelajar yang tidak memiliki cukup
waktu untuk belajar. Dapat mendorong pembelajar untuk lebih aktif dan mandiri di
dalam belajar. Menyediakan sumber belajar tambahan yang dapat digunakan untuk
memperkaya materi pembelajaran.
Kata kunci: Pembelajaran, berbasis,
web
Pendahuluan
Seiring perkembangan zaman, pemanfaatan internet untuk
berbagai kepentingan di Indonesia terus berkembang. Dengan perkembangan
teknologi informasi yang semakin maju ini sangat memudahkan serta meningkatkan
berbagai kegiatan yang dapat dilakukan dengan cepat, tepat, dan akurat. Sehingga dapat meningkatkan
produktivitas. Perkembangan teknologi informasi
sekarang ini memunculkan berbagai jenis kegiatan berbasis pada teknologi tentunya, termasuk dalam
bidang pendidikan. Dengan perkembangan teknologi informasi yang begitu pesat,
maka saat ini sudah dimungkinkan dan banyak diterapkan proses pembelajaran jarak jauh dengan menggunakan
internet untuk menghubungkan mahasiswa dan dosen / siswa dengan guru, melihat jadwal
kuliah/ mata pelajaran, mengirimkan
berkas tugas perkuliahan/ sekolah, melihat nilai, konsultasi, dan bahkan melakukan diskusi. Pembelajaran
merupakan suatu kegiatan yang dilakukan dalam satu ruang belajar dimana peserta
didik dan sumber belajar (pendidik) saling berinteraksi di dalamnya. Pembelajaran merupakan suatu bantuan yang diberikan oleh
pendidik supaya peserta didik memperoleh ilmu pengetahuan serta wawasan yang
luas maupun penguasaan materi yang mendalam. Dengan kata lain
pembelajaran merupakan kegiatan yang membantu peserta didik agar dapat belajar
dengan baik yang mana masih terbatas pada ruang
dan waktu serta mengandalkan tatap muka (interface). Sejalan dengan
perkembangan teknologi internet,
banyak kegiatan pembelajaran yang dapat dilakukan dengan memanfaatkan teknologi
ini.
Untuk
selanjutnya pembelajaran melalui jalur internet kita sebut sebagai pembelajaran
berbasis web. Web merupakan salah satu teknologi internet yang telah berkembang sejak
lama dan paling umum dipakai dalam pelaksanaan pendidikan dan latihan jarak
jauh. Website merupakan kumpulan dari halaman-halaman web, gambar-gambar,
video, atau bahan digital lain yang disimpan dalam web server dan dapat diakses
melalui internet (http://en.wikipedia.org/ wiki/website). Web pada dasarnya adalah kumpulan informasi yang tersedia di komputer
yang bisa diakses karena adanya jaringan yang tersedia di komputer tersebut.
Oleh karena itu pembelajaran berbasis web bisa dilaksanakan karena adanya
jaringan internet. Harus
diakui bahwa pembelajaran berbasis web
ini dapat terlaksana karena adanya pengembangan yang begitu pesat di tiga
bidang yaitu bidang pembelajaran jarak jauh, pembelajaran dengan menggunakan
teknlogi komputer, dan
perkembangan yang sangat pesat dalam teknologi internet.
Pembelajaran
jarak jauh sudah dikenal begitu lama. Seperti yang sudah sering kita dengar
bahwa pembelajaran jarak jauh merupakan pembelajaran yang mengutamakan
kemandirian. Guru dapat menyampaikan bahan materinya kepada peserta didik tanpa
harus bertatap muka langsung dalam suatu ruangan yang sama. Pembelajaran ini
pula bisa dilakukan dalam waktu yang sama maupun waktu yang berbeda
(http://id.wikipedia.org/wiki/Pembelajaran_Jarak_Jauh). Selain itu pula dalam
pembelajaran jarak jauh dikenal pula istilah e-learning. Dimana e-learning
merupakan metode penyampaian yang digunakan dalam pembelajaran jarak jauh melalui network (jaringan). E-learning dapat dipahami sebagai metode
penyampaian dengan komputer dan memanfaatkan teknologi internet yang
memungkinkan para peserta didik untuk berinteraksi dengan bahan-bahan pelajaran
melalui chat room atau ruang komunikasi (http://www.ica-sae.org/trainer/indonesian/p11.htm).
Pembahasan
Konsep Pembelajaran Berbasis Web
Pembelajaran berbasis web merupakan suatu kegiatan
pembelajaran yang memanfaatkan media situs (website) yang bisa diakses melalui
jaringan internet. Pembelajaran berbasis web atau yang dikenal juga dengan “Web Based Learning” merupakan sistem pembelajaran jarak jauh berbasis teknologi informasi
dan komunikasi dengan antar muka web. Dalam pembelajaran berbasis web pengajar menyajikan materi secara online,
memandu siswa melalui aktivitas kelas dalam bentuk latihan, ruang diskusi/tanya
jawab, tugas, dan berinteraksi dengan teman sekelas secara online. Dalam melakukan pembelajaran berbasis web setidaknya ada 2
syarat yang harus dipenuhi. Pertama,
adanya akses yang mudah dengan sumber informasi melalui internet. Hal ini
sangat penting, karena tanpa adanya akses internet untuk mencari informasi
maka, pembelajaran ini tidak dapat berjalan dengan lancar bahkan tidak bisa
dilakukan. Dengan akses internet yang mudah dan cepat maka, pembelajaran dapat
berjalan dengan lancar. Kedua, adanya
sumber informasi yang dapat diakses. Artinya, pembelajaran ini membutuhkan
sumber informasi dalam pembelajaran yang bisa diakses secara mudah dan gratis
tanpa proses administrasi pengaksesan yang rumit. Dengan, terpenuhnya kedua
syarat tersebut maka, pembelajaran berbasis web dapat dilakukan dengan baik dan
lancar.
Fungsi dan Manfaat Pembelajaran Berbasis Web
Pembelajaran berbasis web apabila dirancang dengan baik
dan tepat bisa menjadi pembelajaran yang menyenangkan. Selain memberikan
kemudahan dalam mengakses informasi yang dibutuhkan, pembelajaran ini juga
memberikan kebebasan pada siswa untuk belajar mandiri. Pembelajaran berbasis
web juga mengatasi antara ruang dan waktu antara pengajar dan pembelajar. Selain
itu, pembelajaran berbasis web juga dapat mengembangkan dan memperkaya materi pelajaran. Dengan memanfaatkan media internet,
muatan materi pelajaran yang disampaikan guru tidak hanya terpaku pada buku
sumber/buku pegangan yang ada, bahkan terhadap tuntutan kurikulum yang mungkin
memasung kreativitas guru dalam mengembangkan materi pelajaran untuk memperkaya
wawasan pengetahuan siswanya. Dengan pembelajaran ini, siswa juga
bisa menggali informasi yang dibutuhkan secara mudah.
Metode Pembelajaran Berbasis Web
Dalam pembelajaran berbasis web dilakukan dengan
menggunakan 3 metode yakni:
a.
Tatap Muka
Model ini sangat sesuai apabila diberikan pada metode awal atau untuk
materi yang baru. Metode
tatap muka ini diperlukan sebagai pengatar dalam pembelajaran berbasis web.
Seorang pengajar sebaiknya melakukan tatap muka langsung dengan pembelajar agar
mengetahui bagaimana kemampuan pembelajar dalam penguasaan penggunaan komputer.
Selain itu, dalam metode tatap muka ini pengajar menjelaskan bagaimana
mekanisme pembelajaran, tujuan, serta tentang apa.
b.
Virtual (Online)
Metode ini melakukan pembelajaran dalam kelas virtual.
Kelas virtual yang dimaksudkan yakni melalui web yang terkoneksi dengan
internet. Antara pengajar dan pembelajar tidak berada dalam satu ruang
kelas. Dalam kelas virtual ini, mereka
dapat berdiskusi, mengerjakan tugas, mencari materi pembelajaran.
c.
Mandiri (Offline)
Belajar mandiri bukan
berarti belajar sendiri. Seringkali orang menyalahartikan belajar mandiri
sebagai belajar sendiri. Belajar mandiri berarti belajar secara berinisiatif,
dengan ataupun tanpa bantuan orang lain. Dalam belajar
mandiri, pembelajar akan berusahan sendiri dahulu untuk memahami isi pelajaran
yang dibaca atau dilihatnya. Jika mengalami kesulitan, barulah pembelajar akan
bertanya pada teman,guru atau orang lain.
Kemudian
kaitannya pembelajaran berbasis web ini dengan blended learning adalah pada pembelajaran hendaknya tidak hanya
terfokus pada sebuah basis pembelajaran/ metode pembelajaran dan alangkah
baiknya untuk memadukan beberapa metode pembelajaran/ basis-basis pembelajaran
yang satu dengan yang lainnya. Seperti misalnya pada pembelajaran berbasis web
ini hendaknya dipadukan dengan metode pembelajaran tradisional yang mana
pendidik fasilitator dan mediator jika terdapat peserta didik yang menemui
permasalahan.
Pemanfaatan Internet dalam Pembelajaran
Internet
merupakan singkatan dari interconnection
and networking merupakan sebuah jaringan global yang merupakan kumpulan
dari jaringan-jaringan komputer yang ada di seluruh dunia. Internet memudahkan
penggunanya untuk memperoleh informasi yang diinginkan. Perkembangan internet
yang sangat pesat dan merambah ke seluruh penjuru dunia telah dimanfaatkan oleh
berbagai pihak dalam berbagai bidang, tak terkecuali pendidikan ataupun
pembelajaran. Adapun hal-hal yang difasilitasi oleh adanya internet, antara lain
discovery, communication, dan
collaboration. Discovery (penemuan), ini meliputi browsing dan pencarian
informasi menggunakan mesin pencari (seacrh
engine). Communication ( komunikasi),
internet menyediakan jaringan komunikasi yang cepat dan mudan sehingga bisa
digunakan untuk saling bertukar informasi. Collaboration
(kolaborasi), seiring dengan meningkat internet muncul berbagai kolaborasi
antarmedia elektronik baik antarinvidu maupun kelompok. Kolaborasi juga menyediakan
akses pada server-server yang sesuai dengan bidangnya masing-masing. Peranan
internet dalam pembelajaran sangat menguntungkan karena kemampuannya dalam
mengolah data dengan jumlah yang sangat besar. Pemanfaatan internet dalam
pembelajaran mengondisikan siswa untuk belajar mandiri, membantu siswa dalam
menambah wawasannya, membantu siswa memecahkan masalah yang sedang ia hadapi
(konteks pembelajaran). Selain memberikan manfaat bagi siswa, internet juga
memberikan manfaat bagi pengajar antara lain : menghemat waktu
proses belajar-mengajar, mengurangi biaya perjalanan, menghemat biaya pendidikan secara keseluruhan (infrastruktur, peralatan,
buku-buku),
Interaksi Tatap Muka dan Virtual
Sekalipun adanya pembelajaran berbasis web yang
memungkinkan pembelajaran dilakukan dengan virtual secara penuh, namun
kesempatan itu tidak dipilih. Interaksi satu sama lain untuk dapat
berkomunikasi langsung secara tatap muka masih dibutuhkan. Ada tiga alasan
mengapa forum tatap muka masih di butuhkan dalam kegiatan pembelajaran ini.
Alasan tersebut adalah:
a.
Perlunya forum untuk menjelaskan
maksud dan mekanisme belajar yang akan dilalui bersama secara langsung dengan
semua peserta didik. Keberhasilan sebuah proses pembelajaran juga ditentukan
oleh pemahaman peserta didik tentang apa, mengapa dan bagaimana proses belajar
dan mengerjakan tugas akan berlangsung. Peserta didik perlu mengetahui keluaran
dan kompetensi apa yang akan didapat setelah mengikuti suatu kegiatan
pembelajaran.
b.
Perlunya memberikan pemahaman
sekaligus pengalaman belajar dengan mengerjakan tugas secara kelompok dan
kolaboratif pada setiap peserta didik. Karena model pembelajaran yang dirancang
menuntut kerja kelompok maka peserta didik perlu memiliki kompetensi dalam
berkomunikasi. Untuk itu
mengenal pribadi satu dengan yang lain perlu dilakukan secara langsung guna
membangun suatu kelompok yang kokoh selama kerja. Hal ini
berarti menekankan pada konteks sosialisasi antar individu yang baik dengan
bekerja secara team untuk memperoleh tujuan yang sama.
c.
Perlunya memberikan pelatihan
secukupnya dalam menggunakan komputer yang akan digunakan sebagai media
komunikasi berbasis web kepada setiap peserta didik. Dengan menyertakan
berbagai kegiatan menggunakan komputer beserta fasilitas sistem komunikasi
pendukungnya, maka setiap peserta didik harus mempunyai keterampilan
mengoperasikannya. Kekurangpahaman dalam mengoperasikan peralatan tersebut
sangat berdampak pada kemungkinan rendahnya partisipasi mereka dalam berbagai
kegiatan diskusi virtual selanjutnya. Oleh
karenanya, tatap muka secara langsung dalam melatih peserta didik dalam
mengoperasikan komputer dengan baik sangat diperlukan meskipun dengan mencari
tutorial secara langsung di internet juga dapat dilakukan. Hal tersebut
dilakukan guna menghindari kesalahpahaman peserta didik dalam memahami
penjelasan yang ada di internet.
Teknologi
Pendukung E-Learning
Dalam prakteknya e-learning memerlukan bantuan teknologi. Karena itu dikenal
istilah: computer based learning (CBL) yaitu pembelajaran yang sepenuhnya
menggunakan komputer; dan computer assisted learning (CAL) yaitu pembelajaran
yang menggunakan alat bantu utama komputer.
Teknologi pembelajaran terus berkembang. Dalam pelaksanaan pembelajaran sehari-hari, teknologi yang sering dijumpai adalah kombinasi dari teknologi yang dituliskan di atas (audio/data, video/data, audio/video). Teknologi ini juga sering di pakai pada pendidikan jarak jauh (distance education), dimaksudkan agar komunikasi antara murid dan dosen bisa terjadi dengan teknologi e-learning ini.
Teknologi pembelajaran terus berkembang. Dalam pelaksanaan pembelajaran sehari-hari, teknologi yang sering dijumpai adalah kombinasi dari teknologi yang dituliskan di atas (audio/data, video/data, audio/video). Teknologi ini juga sering di pakai pada pendidikan jarak jauh (distance education), dimaksudkan agar komunikasi antara murid dan dosen bisa terjadi dengan teknologi e-learning ini.
Di antara banyak fasilitas internet, menurut Onno W. Purbo (1997), “ada
lima aplikasi standar internet yang dapat digunakan untuk keperluan pendidikan,
yaitu email, Mailing List (milis), News
group, File Transfer Protocol (FTC), dan World Wide Web (WWW)”. Sedangkan
Rosenberg (2001) mengkategorikan tiga kriteria dasar yang ada dalam e-learning.
Pertama, e-learning bersifat jaringan,
yang membuatnya mampu memperbaiki secara cepat, menyimpan atau memunculkan
kembali, mendistribusikan, dan sharing pembelajaran dan informasi. Kedua, e-learning dikirimkan kepada
pengguna melalui komputer dengan menggunakan standar teknologi internet. Ketiga, e-learning terfokus pada
pandangan pembelajaran yang paling luas, solusi pembelajaran yang menggungguli
paradikma tradisional dalam pelatihan. Beberapa teknologi pendukung e-learning yakni network(jaringan)/
internet, audio, video, dan perangkat komputer.
Pengembangan Model E-Learning
Menurut Haughey (Rusman, 2007)
tentang pengembangan e-learning. ada
tiga kemungkinan dalam pengembangan sistem pembelajaran berbasis internet,
yaitu web course, web centric course, dan
web enhanced course.
Web course adalah penggunaan internet untuk keperluan pendidikan, yang mana mahasiswa dan dosen sepenuhnya terpisah dan tidak diperlukan adanya tatap muka. Seluruh bahan ajar, diskusi, konsultasi, penugasan, latihan, ujian, dan kegiatan pembelajaran lainnya sepenuhnya disampaikan melalui internet. Dengan kata lain model ini menggunakan sistem jarak jauh. Web centric course adalah penggunaan internet yang memadukan antara belajar jarak jauh dan tatap muka (konvensional). Sebagian materi disampikan melalui internet, dan sebagian lagi melalui tatap muka. Fungsinya saling melengkapi. Dalam model ini dosen bisa memberikan petunjuk pada mahasiswa untuk memmahasiswai materi perkuliahan melalui web yang telah dibuatnya. Mahasiswa juga diberikan arahan untuk mencari sumber lain dari situs-situs yang relevan. Dalam tatap muka, mahasiswa dan dosen lebih banyak diskusi tentang temuan materi yang telah dimahasiswai melalui internet tersebut. Web enhanced course adalah pemanfaatan internet untuk menunjang peningkatan kualitas pembelajaran yang dilakukan di kelas. Fungsi internet adalah untuk memberikan pengayaan dan komunikasi antara mahasiswa dengan dosen, sesama mahasiswa, anggota kelompok, atau mahasiswa dengan nara sumber lain. Oleh karena itu peran dosen dalam hal ini dituntut untuk menguasai teknik mencari informasi di internet, membimbing mahasiswa mencari dan menemukan situs-situs yang relevan dengan bahan perkuliahan, menyajikan materi melalui web yang menarik dan diminati, melayani bimbingan dan komunikasi melalui internet, dan kecakapan lain yang diperlukan.
Web course adalah penggunaan internet untuk keperluan pendidikan, yang mana mahasiswa dan dosen sepenuhnya terpisah dan tidak diperlukan adanya tatap muka. Seluruh bahan ajar, diskusi, konsultasi, penugasan, latihan, ujian, dan kegiatan pembelajaran lainnya sepenuhnya disampaikan melalui internet. Dengan kata lain model ini menggunakan sistem jarak jauh. Web centric course adalah penggunaan internet yang memadukan antara belajar jarak jauh dan tatap muka (konvensional). Sebagian materi disampikan melalui internet, dan sebagian lagi melalui tatap muka. Fungsinya saling melengkapi. Dalam model ini dosen bisa memberikan petunjuk pada mahasiswa untuk memmahasiswai materi perkuliahan melalui web yang telah dibuatnya. Mahasiswa juga diberikan arahan untuk mencari sumber lain dari situs-situs yang relevan. Dalam tatap muka, mahasiswa dan dosen lebih banyak diskusi tentang temuan materi yang telah dimahasiswai melalui internet tersebut. Web enhanced course adalah pemanfaatan internet untuk menunjang peningkatan kualitas pembelajaran yang dilakukan di kelas. Fungsi internet adalah untuk memberikan pengayaan dan komunikasi antara mahasiswa dengan dosen, sesama mahasiswa, anggota kelompok, atau mahasiswa dengan nara sumber lain. Oleh karena itu peran dosen dalam hal ini dituntut untuk menguasai teknik mencari informasi di internet, membimbing mahasiswa mencari dan menemukan situs-situs yang relevan dengan bahan perkuliahan, menyajikan materi melalui web yang menarik dan diminati, melayani bimbingan dan komunikasi melalui internet, dan kecakapan lain yang diperlukan.
Simpulan
Pembelajaran bebasis web merupakan suatu kegiatan pembelajaran yang
memanfaatkan media situs (website) yang bisa diakses melalui jaringan internet.
Pembelajaran berbasis web atau yang dikenal juga dengan “web based learning”
merupakan sistem pembelajaran jarak jauh berbasis teknologi informasi dan
komunikasi dengan antar muka web. Dengan adanya internet juga sangat dimudahkan untuk mencari berbagai
informasi yang ada di dunia, apalagi untuk para pelajar maupun guru sangat
dirasakan sekali manfaatnya. Dalam pembelajaran berbasis web dapat dilakukan
dengan metode tatap muka, virtual maupun mandiri. Ketiga metode itu saling
berkaitan satu sama lain.
Daftar Pustaka
Rusman. 2012. Model-Model
Pembelajaran: Mengembangkan Profesionalisme Guru.Jakarta : PT RajaGrafindo
Persada
Munir. 2012. Pembelajaran Jarak Jauh
Berbasis teknologi informasi dan komunikasi. Bandung : ALFABETA
Mason, R. dan Rennie, F. 2009. Elearning. First Edition. Taylor
Francis. London-New York. TerjemahanTeguh, W.U. 2010. Cetakan 1. Yogyakarta:
Pustaka Baca
Lawanto, Oenardi. 2000. PembelajaranBerbasis
Web sebagaiMetodeKomplemen Kegiatan Pendidikandan Pelatihan. Volume 9, No 1 (hal 44-58)
Sriwindarti.2009. “Manfaat Internet dalam
Proses Belajar Mengajar”
https://sriwindarti.wordpress.com/2009/03/15/manfaat-internet-dalam-proses-belajar-mengajar/
(diunduh pada tanggal 12 Oktober 2016)






0 komentar:
Posting Komentar